top of page

Pilih yang Mahal atau Murah?

Updated: May 9, 2021

Mengapa banyak orang rela membayar mahal untuk sebuah barang atau jasa, padahal banyak alternatif yang lebih terjangkau? Ternyata, tidak sedikit orang yang percaya bahwa barang dan jasa yang dibandrol dengan harga mahal sudah pasti memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan yang berharga murah.

Sebuah survei yang dilakukan di Universitas Indiana Amerika Serikat menemukan bahwa mayoritas konsumen cenderung menilai kualitas produk dari harganya. Semakin mahal harganya, semakin tinggi pula kualitasya. Setidaknya demikian menurut asumsi para konsumen sebelum berbelanja. Tentunya hal ini tidak sepenuhnya benar. Yuk simak beberapa pertimbangan di bawah ini sebelum memutuskan untuk membeli produk dan jasa:


1. Cari Informasi

Biasakan membaca review produk atau jasa yang akan Anda beli. Setidaknya tanyakanlah pada orang yang sudah pernah menggunakan produk atau jasa tersebut. Gali informasi dari beberapa sumber, terlebih bila yang akan dibeli adalah barang yang bersifat krusial dan bernilai tinggi.


2. Cek Kelengkapan Informasi

Beberapa produk atau jasa memang terkadang terlihat mirip, namun sebenarnya tidak. Perbedaan ini dapat mempengaruhi harga. Bisa saja spesifikasinya berbeda, limited edition atau bergaransi resmi. Produk atau jasa yang murah meriah namun minim informasi sebaiknya dihindari.


3. Cek Keaslian & Keamanan

Harga mahal belum tentu asli dan aman, begitu juga sebaliknya. Sebelum membeli, sebaiknya cek keaslian dan keamanan produk dan jasa tersebut. Misalnya, izin edar, sertifikat keaslian, BPOM, atau apapun yang bisa dijadikan jaminan keamanan dan keaslian. Apalagi untuk bahan yang akan dikonsumsi tubuh, kita hasrus lebih hati-hati karena bisa memberikan efek jangka panjang terhadap kesehatan.

4. Jenis dan Tempat Pembelian

Sebelum membeli barang atau jasa, pikirkan kira-kira biaya-biaya apa saja yang dikeluarkan perusahaan untuk memasarkan produk dan jasanya. Misalnya pada merk internasional yang sudah terkenal, perusahaan mengeluarkan biaya besar untuk beriklan dan mengimpor produknya ke Indonesia dan hal tersebut yang membuatnya lebih mahal dari produk lokal.


5. Jangan Sembarangan Membeli Apapun yang Diskon

Jika produk sedang dalam masa diskon, coba pikirkan apakah harga obral tersebut masuk akal, dan apa yang membuatnya menjadi murah. Misalnya pengenalan produk baru, produk cacat ringan, atau memang produk lama yang tidak akan dijual lagi. Bila perlu, tanyakan harga sebelum diskon dan bandingkan dengan produk yang sama di pasaran.

Memang, harga mahal bukan jaminan kualitas produk atau jasa yang paling baik. Yang berharga murah pun tidak selalu berarti bermutu rendah. Sebagai konsumen yang bijak dan kritis dalam memilih produk. Jangan mudah tergiur harga murah, iklan, atau branding saja. Dan jangan pula tertipu harga mahal dan packaging yang mewah akan memberikan kepuasan yang lebih. Konsumen harus mampu memilih produk dan jasa mana yang sesuai kebutuhan, dengan harga yang paling masuk akal, dan yang pasti, sesuaikan dengan budget ya.


Premium Dermalove Batam adalah salah satu klinik estetika yang mengedepankan kualitas produk dan pelayanan yang prima, namun tetap affordable. Didukung dengan review positif pelanggan di kanal-kanal digitalnya, Premium Dermalove Batam juga kerap mendapat kunjungan dari infuencer kota Batam, bahkan artis Ibukota. Sebut saja, Ammar Zoni, Ladislao, Amanda Gonzales, dan Ailish Ferguson. Yuk klik disini untuk melihat bagaimana pengalaman pelanggan di klinik ini.



31 views0 comments

Recent Posts

See All
bottom of page